HOME | SHOP | TOOLBAR | RADIO | SIGN UP | LOG IN | GAMES | VIDEOS | CLUBS | BLOGS | LAYOUTS | BROWSE | SEARCH | INVITE | HELP  
 FRIENDS (126)View All 
Showing top 10 friends.
 SHOUT BOX
Salam MANGROVER!

KeSEMaT is Mangrove Ecosystem Society of Teluk Awur. KeSEMaT is Student Union of Marine Science Department of Diponegoro University (UNDIP) Semarang Central Java INDONESIA.

Contact KeSEMaT
KeSEMaT OFFICE
1. Jl. Ngesrep Barat V/35 Semarang Central Java 50275 INDONESIA
2. Campus of Marine Science Department of UNDIP Tembalang Semarang Central Java 50275 INDONESIA

P/SMS. 622470527552
F. 62247474698
E. kesemat@undip.ac.id
W. www.kesemat.undip.ac.id

LET'S SAVE OUR MANGROVE. NOW!
  RSS FEED
Suasana Hari Pertama Pendaftaran KHKT 2010
4.1.2010 7:20:32 PST


Semarang – KeSEMaTBLOG. Setelah dibuka pada hari Senin 4 Januari 2010, pendaftaran KeSEMaTHUNT KeSEMaTOUR (KHKT) 2010: Open Recruitment Anggota Baru KeSEMaT, mendapatkan sambutan yang luar biasa dari para Mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP. Antusiasme mereka sangat tinggi dalam mengikuti serangkaian acara KHKT 2010 ini, yang meliputi pendaftaran, registrasi, tes tertulis dan wawancara, diklat mangrove, ujian diklat mangrove serta KeSEMaTOUR yang rencananya akan diselenggarakan di Desa Surodadi Demak.

KHKT 2010 sendiri adalah program perekrutan Anggota Baru KeSEMaT (ABK) yang memiliki tujuan untuk mengajak ABK agar mampu berperan aktif dalam usaha konservasi, penelitian, pendidikan, kampanye dan dokumentasi mangrove KeSEMaT. Untuk itulah, maka KeSEMaT mencari para pribadi mandiri, tangguh dan mempunyai jiwa konservasi yang tinggi dalam menjalankan tugas-tugasnya nanti setelah resmi menjadi KeSEMaTER.

Selain di Kantor KeSEMaT, Panitia KHKT 2010 juga membuka stand pendaftaran di depan Ruang Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan UNDIP. Stand dibuka mulai tanggal 4 – 8 Januari 2010. Selanjutnya, pendaftaran hanya akan dilayani di Kantor KeSEMaT hingga 15 Januari 2010. Di hari pertama, banyak pertanyaan yang dilayangkan kepada panitia tentang tahapan-tahapan KHKT 2010. Beberapa diantaranya adalah tentang persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi dan jangka waktu pendaftaran.

KHKT 2010 adalah sebuah kesempatan emas bagi para Mahasiswa Ilmu Kelautan UNDIP yang berkeinginan untuk maju dan mengembangkan potensi dirinya dalam berorganisasi maupun dalam melakukan pengabdian secara langsung ke masyarakat, sekaligus untuk merasakan bagaimana rasanya dunia kerja yang sesungguhnya, karena KeSEMaT menerapkan konsep LSM dalam setiap kali melaksanakan program-program kerjanya. KeSEMaT sejak awal berdiri telah mencetak banyak Alumni KeSEMaT yang memiliki dedikasi tinggi sehingga mampu bekerja secara profesional di lapangan dan ruangan.
Apa Jawaban dari Salam MANGROVER?
4.1.2010 5:52:44 PST


Semarang – KeSEMaTBLOG. Apabila Anda termasuk salah seorang KeMANGTEER dan atau pemerhati Jaringan KeSEMaTONLINE, tentu saja Anda tidak akan asing lagi dengan sebuah salam yang begitu terkenal dan telah menjadi trade mark KeSEMaT, yaitu Salam MANGROVER! Sebenarnya, (1) bagaimanakah asal usul salam ini dan (2) bagaimana pula mesti menjawabnya? Dua pertanyaan ini, selalu saja ditanyakan, setiap kali kami bertemu dengan masyarakat terutama para mahasiswa pecinta alam. Untuk menanggapi hal ini, maka di bawah ini adalah artikel mengenai Salam MANGROVER! yang kini begitu populer, itu.

Salam MANGROVER! Dengan teknik penulisan Salam (S huruf kapital) dan MANGROVER (semua huruf kapital) yang ditambahkan tanda seru (!) diciptakan oleh salah seorang KeSEMaTER bernama Aris Priyono. Salam ini pertama kali “dipergunakan” oleh KeSEMaT, pada masa pemerintahan Presiden KeSEMaT IV, yaitu Sdr. Aris Kurniawan periode 2004/2005. Waktu itu, salam ini sengaja diciptakan untuk mempererat tali persaudaraan antara KeSEMaTER satu dengan KeSEMaTER lainnya sekaligus penyemangat para KeSEMaTER dalam setiap kali bekerja di pesisir.

Menjawab pertanyaan kedua, maka jawaban dari Salam MANGROVER! ini adalah Semangat MANGROVER!. Apabila Anda ingin menuliskannya untuk menjawab Salam MANGROVER! di Jaringan KeSEMaTONLINE, misalnya, maka Semangat MANGROVER! juga memiliki teknik penulisan yang sama, yaitu Semangat (S huruf kapital) dan MANGROVER (semua huruf kapital) yang ditambahkan tanda seru (!). Jawaban Salam MANGROVER! ini, berarti setiap kali kita mendengar para KeSEMaTER menyampaikan salam mangrovenya, maka kita diharapkan agar mampu menyemangati diri kita sendiri untuk berjuang tanpa henti dalam melawan para perusak ekosistem mangrove di Indonesia dan berbagai belahan dunia.

Mengingat perkembangan sekarang, maka, ternyata Salam MANGROVER! dan jawabannya, yaitu Semangat MANGROVER!, ternyata tidak hanya dipakai dan digunakan oleh KeSEMaTER saja, melainkan telah diadopsi dan dipakai oleh semua lapisan masyarakat yang juga memiliki semangat yang sama dengan KeSEMaT. Tentu saja, hal ini semakin membuat KeSEMaT senang dan bangga karena telah berhasil menginspirasi orang lain untuk lebih peduli dengan mangrove melalui Salam MANGROVER!, ini.

Selain itu, perubahan “cara pandang masyarakat” ini semakin membuat kami bangga, karena pada akhirnya tujuan awal KeSEMaT tercapai, yaitu agar kata MANGROVER mampu “dimiliki” oleh setiap sanubari masyarakat kita, yang cinta dengan mangrovenya. Kata MANGROVER yang dulu identik dengan Anggota KeSEMaT, sekarang ini sudah semakin menipis dan berubah pengertiannya menjadi setiap orang yang mencintai dan menyayangi mangrove dan mau berjuang untuk menyelamatkannya (sementara itu, niche kata MANGROVER yang identik dengan KeSEMaT, sekarang ini sudah tergantikan dengan kata KeSEMaTER).

Hal ini berarti, Salam MANGROVER! tak lagi hanya boleh dipergunakan untuk menyapa sesama KeSEMaTER saja, tetapi sangat dianjurkan bagi siapapun di luar KeSEMaTER yang ingin menggunakannya untuk mempererat tali silaturahmi diantara sesamanya sekaligus menyemangati dirinya sendiri, dalam upaya penyelamatan mangrove.

Jadi, jangan ragu lagi. Begitu ada para KeSEMaTER, KeMANGTEER dan MANGROVER bahkan siapapun di sekitar Anda, yang secara tiba-tiba menyapa Anda dengan Salam MANGROVER!, maka segeralah jawab dengan Semangat MANGROVER!
Hasil Wawancara KeSEMaT dengan Emi dan Ima, Pemenang KeSEMaTCOMPETITION 2009
4.1.2010 7:2:1 PST


Semarang – KeSEMaTBLOG. Memenuhi permintaan dari masyarakat terutama para pelajar SMA dan SMK dari seluruh Indonesia yang telah disampaikan melalui Jaringan KeSEMaTONLINE, yang menginginkan agar KeSEMaT menampilkan kembali mengenai profil para pemenang KeSEMaTCOMPETITION (KC) 2009 untuk memberikan inspirasi bagi mereka agar lebih mencintai, menyayangi dan memiliki kepedulian terhadap mangrove, maka KeSEMaT telah memilih dua orang siswi dari SMA AL-MULTAZAM Mojokerto, yang di KC 2009 telah berhasil menjadi jawaranya.

Setelah menjadi pemenang dalam kompetisi KC 2009: LOMBA PENULISAN ARTIKEL MANGROVE TINGKAT SMA DAN SMK SE-INDONESIA bertemakan Aku, Mangrove dan Komunitasku, Emi (Emi Nur Cholidah) dan Ima (Fatimatuzahro), dua orang siswi berprestasi dari SMA AL-MULTAZAM Mojokerto (lihat foto di atas, Emi dan Ima membawa plakat dan piagam penghargaan KC 2009, berfoto bersama dengan teman-teman dan Bapak Gurunya), berbaik hati untuk meluangkan waktunya dalam menjawab beberapa pertanyaan dari kami, seputar kemenangannya dalam lomba artikel mangrove tingkat nasional, itu. Emi dan Ima berhasil menjadi pemenang dengan judul artikelnya, yaitu Mangrove is Natural Heritage - Program Pemberdayaan Masyarakat untuk Meningkatkan Kegiatan Pelestarian Mangrove di Surabaya. Berikut ini adalah hasil wawancara KeSEMaT dengan mereka.

Selain sebagai pelajar SMA/SMK, apakah aktivitas yang sering Anda kerjakan sehari-hari?
Tentu saja banyak sekali. Soalnya, status kami “bukan pelajar biasa,” tetapi juga menyandang status santri yang memerlukan waktu ekstra padat. Selain itu, kami adalah anggota dari pengurus harian OSIS, ISMA (organisasi yang mencakup pondok), serta WA, yaitu majalah sekolah. Jadi, jarang sekali ada waktu luang buat lakuin hal yang nggak benefit. Pokoknya full day banget!

Darimanakah Anda mengetahui tentang pengumuman KC 2009?

Kami mengetahui pengumuman lomba KC 2009 itu dari internet

Mengapa Anda tertarik mengikuti KC 2009?
Karena topiknya keren, “Mangrove.” Very forgotten heritage, gitu. Mungkin dengan adanya lomba artikel mangrove, kami lebih mengetahui tentang mangrove dan manfaatnya bagi kehidupan, sehingga bisa membantu negara dalam program pelestarian mangrove. Selain itu, untuk cari experience yang lebih, mumpung masih SMA.

Bagaimanakah dukungan sekolah Anda terhadap Anda, pada saat Anda berniat untuk mengikuti KC 2009?
Alhamdulillah, sekolah sangat mendukung sehingga kami bisa mengerjakan artikel ini dengan mudah.

Hal apakah yang Anda rasa paling sulit dikerjakan (contoh: pembuatan pendahuluan, pembuatan latar belakang, pembuatan pembahasan, dan seterusnya) dalam penyusunan artikel mangrove KC 2009?
Hal yang paling sulit buat kami waktu itu adalah mencari waktu buat menyelesaikan ini semua. Melihat jadwal yang sangat padat, seperti tidak ada kesempatan buat mengerjakan itu semua. Selain itu, yang kami rasa paling sulit dalam pembuatan artikel ini, yaitu pembahasan. Soalnya, lingkup dan waktu yang tidak memungkinkan bagi kami untuk mencari segala sumber lebih luas.

Pengalaman menarik (lucu, senang dan sedih) apa yang Anda alami, pada saat penyusunan artikel mangrove KC 2009?

Satu hal yang menarik, yaitu kami kurang tahu tentang leflate. Waktu itu kami baca brosurnya, ada tulisannya biodata peserta dapat diunduh lewat leflate, brosur, etc. Kami kira itu semacam syarat artikel ini,otomatis kita cari all out about that. Eh, ternyata setelah kami telepon contact personnya, leflate itu semacam brosur, gitu katanya. Yah, jadinya malu banget. Ada satu lagi yang menyebalkan. File kita sempat hilang, empat hari sebelum deadline. Jadi agak putus asa, soalnya waktu itu kami juga bagi waktu buat olimpiade Bahasa Inggris. Dengan semangat 45, kami coba untuk bangkit till get the final. Kita selalu percaya niat yang baik bakal dapat balesan yang setimpal. He…he.

Bagaimanakah perasaan Anda sebagai pemenang KC 2009, dan berhasil menyisihkan 24 kelompok SMA dan SMK se-Indonesia?
Surprise banget. It’s very miracle. Se-Indonesia gitu. Banggalah!!

Menurut Anda, tips dan trik apakah yang telah disampaikan oleh Pembimbing Anda sehingga Anda berhasil memenangkan kompetisi KC 2009?
Pembimbing kami selalu memberikan good and strong motivation buat bikin kita semangat. Kami rasa itu hal yang sangat penting. Pesan yang selalu kami ingat, selalu berusaha dan berdo’a. Insya Allah, akan diberikan yang terbaik.

Apakah pesan-pesan Anda kepada teman-teman Anda dari kelompok SMA dan SMK lainnya yang belum memenangkan KC 2009?
Just try it more guyz, it is not final yet, any chance for you all. So, try to make it better and chayoo! Itu yang selalu kita katakan pada teman kita. Selalu mencoba untuk bangkit bersama.

Setelah memenangkan KC 2009, apakah rasa cinta kepada mangrove Anda semakin meningkat? Dan, bagaimanakah cara Anda untuk mengkampanyekan mangrove kepada teman-teman di sekolah Anda masing-masing? Jelaskan.
Iya. Kami jadi pingin lebih tahu tentang mangrove dan kalau bisa menjadi Menteri Pengurus Mangrove. Kami telah mengadakan seminar yang membahas tentang mangrove dan Alhamdulillah banyak yang tertarik. So, thanks for everything, yaw! Kapan-kapan KeSEMaT ke Rungkut, ya. Di Surabaya, ngadain reboisasi mangrove atau apa gitu, biar lebih semarak. So, talk less do more.

Demikian, hasil wawancara KeSEMaT dengan Emi dan Ima. Semoga saja, para pelajar Indonesia bisa meneladani dan mengikuti jejak mereka yang telah berhasil menuangkan rasa kasih sayangnya terhadap mangrove dalam sebuah artikel mangrove yang sangat inspiratif. Untuk mengetahui, artikel mangrove mereka, silahkan browsing di Jaringan KeSEMaTONLINE.

Selanjutnya, bagi yang ingin menjadi pemenang KC seperti Emi dan Ima, tunggu saja pelaksanaan KC 2010 beberapa bulan mendatang. Silahkan berkunjung ke Jaringan KeSEMaTONLINE secara berkala agar tidak ketinggalan informasi mengenai KC 2010. Semangat MANGROVER!
KeSEMaTHUNT - KeSEMaTOUR 2010 : OPEN RECUITMENT ANGGOTA BARU KeSEMaT PERIODE 2009/2010
3.1.2010 7:28:20 PST


Semarang – KeSEMaTBLOG. Dengan ini, diberitahukan bahwa KeSEMaT memberikan kesempatan kepada para mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan dan Oseanografi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang untuk menjadi Anggota KeSEMaT Angkatan X dan staf Menteri Kabinet KeSEMaT periode 2009/2010. Para mahasiswa terkait, dipersilahkan untuk membaca secara cermat informasi di bawah ini, yang menerangkan mengenai detail program KeSEMaTHUNT - KeSEMaTOUR 2010 : OPEN RECUITMENT ANGGOTA BARU KeSEMaT PERIODE 2009/2010.

PERSYARATAN UMUM
1.Mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan dan Oseanografi Universitas Diponegoro Semarang.
2.Telah mengikuti kegiatan MABIM 2009.
3.Sehat jasmani dan rohani.
4.Pekerja keras dan mampu bekerja sama dalam tim.
5.Memiliki semangat gerakan moral dan jiwa konservasi mangrove yang tinggi.
6.Bersedia tinggal di Kantor KeSEMaT, jika dibutuhkan.
7.Cermat, teliti, detail dan bisa bekerja sesuai deadline dan di bawah tekanan.
8.Mampu bekerja di lapangan dan ruangan.

DOKUMEN YANG WAJIB DISERTAKAN
1.Surat lamaran (ditulis tangan).
2.Formulir Pendaftaran Calon Anggota KeSEMaT Angkatan X yang telah diisi lengkap.
Silahkan cetak langsung formulirnya di sini.
3.Daftar Riwayat Hidup/Curriculum Vitae (ditulis tangan).
4.Fotokopi sertifikat kegiatan/kegiatan konservasi (jika ada).
5.Foto resmi berwarna empat (4) buah, ukuran 3 X 4.

POSISI YANG DITAWARKAN
1.Staf Departemen Sekretaris (Kode: SDEPSEK)
2.Staf Departemen Keuangan (kode: SDEPKEU)
3.Staf Departemen Pengembangan Organisasi (Kode: SDEPORSI)
4.Staf Departemen Pendidikan dan Penelitian (Kode: SDEPDIKTAN)
5.Staf Departemen Komunikasi dan Publikasi (Kode: SDEPKOMSI)
6.Staf Departemen Wirausaha (Kode: SDEPWIRA)
7.Staf Departemen Website dan Internet (Kode: SDEPWEBNET)
8.Staf Departemen Perpustakaan KeSEMaT (Kode: SDEPPUSMAT)
9.Staf Departemen Koran KeSEMaT (Kode: SDEPKORMAT)

TEKNIS PENDAFTARAN

1.Formulir Pendaftaran KHKT 2010 bisa Anda dapatkan di:
a. Stand penjualan Formulir Pendaftaran KHKT 2010 di Kampus Jurusan Ilmu Kelautan dan Oseanografi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang atau Kantor KeSEMaT dengan harga sebesar Rp. 20.000,-.
b. Jaringan KeSEMTONLINE www.kesemat.undip.ac.id dengan cara mencetaknya secara langsung. Setelah mengisinya secara lengkap, serahkan kembali Formulir Pendaftaran KHKT 2010 tersebut kepada Panitia KHKT 2010 dengan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 20.000,-.
2.Penyerahan berkas-berkas dan surat lamaran paling lambat tanggal 15 Januari 2010 pukul 20.00 WIB di Kantor KeSEMaT Semarang, Jalan Ngesrep Barat V/35 Semarang Jawa Tengah. KeSEMaT tidak akan memproses berkas-berkas dan surat lamaran yang dikirimkan melewati batas waktu yang telah ditentukan.
3.Penyerahan berkas-berkas dan surat lamaran, tidak dapat diwakilkan.
4.Pengumuman para Calon Anggota KeSEMaT yang lolos seleksi administrasi pada tanggal 18 Januari 2010 dan dapat dilihat di Jaringan KeSEMaTONLINE www.kesemat.undip.ac.id.
5.Tes tertulis dan wawancara akan dilaksanakan pada tanggal 21 – 24 Januari 2010 di Kantor KeSEMaT Semarang.
6.Pengumuman para Calon Anggota KeSEMaT yang lolos seleksi tes tertulis dan wawancara pada tanggal 25 Januari 2010 dan dapat dilihat di Jaringan KeSEMaTONLINE www.kesemat.undip.ac.id.
7.Para Calon Anggota KeSEMaT yang lolos seleksi tes tertulis dan wawancara, DIWAJIBKAN mengikuti:
7.1. Pembekalan Calon Anggota KeSEMaT pada tanggal 27 - 28 Januari 2010.
7.2. Diklat Mangrove I pada tanggal 1 - 3 Februari 2010.
7.3. Ujian Diklat Mangrove I pada tanggal 4 - 5 Februari 2010.
8.Pengumuman para Calon Anggota KeSEMaT yang lolos seleksi Ujian Diklat Magrove I pada tanggal 6 Februari 2010 dan dapat dilihat di Jaringan KeSEMaTONLINE www.kesemat.undip.ac.id.
9.Para Calon Anggota KeSEMaT yang lolos Ujian Diklat Mangrove I, DIWAJIBKAN untuk mengikuti program Pelantikan Lapangan KeSEMaTER, pada KeSEMaTOUR 2010 yang akan dilaksanakan pada tanggal 12 - 13 Februari 2010 di Desa Surodadi Demak.
10.Setelah mengikuti KeSEMaTOUR 2010, para Calon Anggota KeSEMaT telah resmi menjadi Anggota KeSEMaT X dan menjadi bagian dari Keluarga Besar KeSEMaT serta berhak menyandang gelar sebagai KeSEMaTER.
11.Bagi para Calon Anggota KeSEMaT yang tidak mengikuti salah satu tahapan KHKT 2010 sebagaimana dipersyaratkan di atas, maka dianggap gugur dan tidak bisa mengikuti tahapan KHKT 2010, selanjutnya.

Jika Anda termasuk yang memenuhi kualifikasi dan mampu mengikuti semua persyaratan di atas, silahkan Anda mendaftar. Masukkan surat lamaran Anda beserta semua berkas-berkas dan surat lamaran yang wajib disertakan ke dalam stofmap berwarna hijau yang bertuliskan nama Anda dan posisi yang Anda minati, kemudian masukkan ke dalam Amplop berwarna coklat. Tuliskan kode posisi yang Anda minati di pojok kiri atas. Surat lamaran, ditujukan kepada:

MENPORSI KeSEMaT
Tutus Wijanarko
d.a. Kantor KeSEMaT
Jl. Ngesrep Barat V No. 35
Semarang - Jawa Tengah
INDONESIA 50275


KeSEMaT adalah Unit Kegiatan Kemahasiswaan di bawah Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang. Informasi selengkapnya tentang KeSEMaT, silahkan mengunjungi Jaringan KeSEMaTONLINE www.kesemat.undip.ac.id

KONTAK

Segala bentuk korespondensi berkaitan dengan KHKT 2010 bisa ditujukan kepada:

Sdr. TUTUS WIJANARKO
Menteri Pengembangan Organisasi KeSEMaT
M. 085641690980 P. (024) 70527552 F. (024) 7474698
E. kesemat@undip.ac.id W. www.kesemat.undip.ac.id

NB. Jadwal KHKT 2010 disusun secara tentative.
© Panitia KHKT 2010. KeSEMaTHUNT KeSEMaTOUR 2010.
Konektivitas KeSEMaTER dengan James “AVATAR” Cameron
28.12.2009 4:9:49 PST


Semarang - KeSEMaTBLOG. Hari ini (28/12/2009), para KeSEMaTER sempat menitikkan air mata, sesaat setelah menyaksikan sendiri film fenomenal 2009 berjudul AVATAR. Film fiksi ilmiah yang berdurasi tak lebih dari dua setengah jam ini, begitu menyentuh hati kami karena bercerita mengenai kekejaman manusia terhadap lingkungannya. Menonton AVATAR, seperti menonton diri kami sendiri, dalam perjuangan tiada akhir melawan para perusak ekosistem mangrove. AVATAR dibuat oleh sutradara kenamaan dunia dari Kanada bernama James Cameron (JC). Setelah sukses besar dengan film TITANIC-nya yang dianggap oleh para kritikus film dunia sebagai film terlaris sepanjang masa, di akhir tahun 2009 ini, dia kembali menggebrak dunia dengan menyuguhkan film aksi dramatik empat dimensi bertajuk AVATAR!

Apabila Anda beranggapan bahwa AVATAR ini adalah versi layar lebar dari film seri kartun “AVATAR: The Last Air Bender” yang lebih dulu terkenal di penjuru bumi itu, maka Anda salah besar. Film JC ini sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan Aang, Ava, Katara, Zuko, Saka dan Momo. AVATAR JC mengisahkan mengenai pertempuran kita, para manusia yang serakah ini, dalam menaklukkan negeri Pandora yang memiliki sumber daya esensial, yang sangat dibutuhkan oleh bumi, sehubungan dengan telah menipisnya cadangan sumber daya alam di bumi kita, pada tahun dua ribu dua puluhan.

Sumber daya esensial yang dimiliki Pandora, berupa sebuah kristal yang tersembunyi, dan belum diketahui lokasinya oleh umat manusia. Kristal itu dipercaya akan bisa memulihkan kondisi bumi seperti sediakala sebelum adanya revolusi industri yang begitu merusak. Untuk itulah, sebuah angkatan bersenjata milik Amerika, berniat menemukannya dengan cara mengirimkan beberapa orang pasukannya ke Pandora.

Selanjutnya, sehubungan dengan perbedaan oksigen di Pandora dengan oksigen di Bumi, maka angkatan bersenjata Amerika telah bekerjasama dengan para peneliti untuk menciptakan sebuah media agar manusia bisa masuk dan menyusup ke Pandora untuk mencari kristal itu. Dan, setelah beberapa waktu melakukan riset, terciptalah AVATAR.

AVATAR buatan manusia ini adalah wujud asli para penduduk Pandora yang disebut sebagai suku Nav’i. Suku yang hidup damai dan sejahtera ini, memiliki rumah di bawah pepohonan yang lebat menutupi tanah Pandora. Suku yang berwujud menyerupai kucing lengkap dengan ekornya ini, memiliki tubuh setengah raksasa dengan warna tubuh biru tak berbulu. Mereka memiliki seorang kepala suku dengan jumlah penduduk berjuta-juta.

Singkat cerita, serdadu angkatan bersenjata bernama Jack, ditugaskan menyusup ke Pandora dengan cara memasuki AVATAR dirinya. Setelah hidup bersosialisasi dan diterima dengan baik oleh suku Nav’i, Jack yang memiliki sepasang kaki lumpuh di bumi, berhasil menemukan lokasi kristal yang dicari. Kristal itu terletak di bawah pohon besar layaknya pohon beringin di bumi, yang berfungsi sebagai penjaga ikatan batin antara satu penduduk Nav’i dengan penduduk Nav’i lainnya.

Tahu letak kristal berada di bawah pohon besar itu, maka tak tanggung-tanggung, ratusan ribu serdadu angkatan bersenjata dikerahkan oleh umat manusia, untuk menyerbu dan memberondong pohon besar tempat hidup suku Navi’i dengan tujuan untuk merobohkannya dan mengambil kristalnya. Jutaan penduduk Nav’i tewas tak terkecuali dengan bayi-bayi Nav’i sebagai penerus generasi. Suara tangisan, sayatan kematian dan rentetan berondongan peluru mematikan, tak henti-hentinya menggema di negeri Pandora.

Serdadu Jack, yang secara emosional telah memahami adat, budaya dan norma hidup Nav’i, pada akhirnya tak kuasa melawan hati kecilnya untuk tak berusaha membela dan menyelamatkan suku kucing ini dari kepunahan. Walaupun secara gugus tugas, Jack bertanggung jawab kepada korps dan negaranya, namun demi menuruti kata hatinya, dia berani “berkhianat” dan berbelot demi kebenaran dan keadilan. Jack segera menyemangati jutaan penduduk Nav’i untuk berani bertempur dengan para manusia yang tamak, dengan cara mengoptimalkan persenjataan dan persatuan antara semua makhluk hidup di Pandora.

Berhasil menyemangati penduduk Pandora, akhirnya terjadilah sebuah pertempuran maha dahsyat antara pasukan manusia dengan pasukan kucing yang dipimpin oleh Jack melalui AVATAR-nya. Di sini, JC begitu lihai mengemas AVATAR hingga angle-angle peperangan ribuan pesawat tempur yang dikendarai manusia dengan jutaan naga dan hewan-hewan aneh khas Pandora terlihat sangat indah, sungguh menakjubkan, dan fantastis penuh dengan daya imajinasi yang luar biasa. AVATAR diakhiri dengan kekalahan ras manusia, yang berakibat pada diusirnya koloni manusia oleh suku Nav’i dari negeri Pandora.

Kembali kepada jatuhnya tetesan air mata para KeSEMaTER di atas, sebenarnya aliran air mata kami yang menitik jatuh di kedua pipi kami, bukan tanpa alasan jelas. Air mata itu mengalir deras karena di saat AVATAR selesai, saat itu pula kami membayangkan, andaikan saja (1) Serdadu Jack adalah KeSEMaTER, (2) Pohon besar adalah Mangrove, (3) Suku Nav’i adalah flora dan fauna mangrove, (4) Angkatan bersenjata adalah oknum perusak dan penebang mangrove, (5) Pandora adalah wilayah pesisir Indonesia, (6) Kristal adalah kayu mangrove, (7) AVATAR adalah sistem rehabilitasi mangrove dan (8) Pesawat tempur adalah traktor untuk menebang, menguruk dan mereklamasi hutan mangrove, maka betapa mengharu birunya perjuangan kami dalam memperjuangkan kelestarian mangrove di bumi, dalam kurun waktu sembilan tahun terakhir ini. Salam MANGROVER!
Serah Terima Jabatan Kabinet KeSEMaT 2009
25.12.2009 22:56:53 PST


Semarang - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 26 Desember 2009, mulai pukul 08.00 WIB – 12.00 WIB, telah dilakukan rapat Serah Terima Jabatan (SERTIJAB) dari Kabinet VIII KeSEMaT kepada Kabinet IX KeSEMaT. Pada kesempatan ini, Sdr. Indriatmoko selaku Presiden VIII KeSEMaT telah menyerahterimakan jabatannya kepada Sdr. Oky Yuripa Pradana selaku Presiden IX KeSEMaT terpilih. Acara diawali dengan sambutan dan penyerahan berkas masing-masing departemen kabinet lama kepada kabinet baru. Acara dilanjutkan dengan penentuan jajaran Direksi IKAMaT, Alumni KeSEMaT, DK, DP dan pengumuman para menteri yang duduk dalam jajaran Kabinet IX KeSEMaT.

Kabinet IX dibawah kepemimpinan Sdr. Oky Yuripa Pradana selaku Presiden IX, akan mulai bekerja mulai Senin depan, dengan program kerja pertamanya, bertajuk KeSEMaTHUNT KeSEMaTOUR (KHKT) 2009: Open Recruitment Anggota Baru KeSEMaT Periode 2009/2010. Direncanakan, KHKT 2009 akan mulai dibuka pendaftarannya mulai minggu depan dan akan diumumkan secara luas melalui Jaringan KeSEMaTONLINE.
  RSS FEED
KeSEMaTNURSERY Mengirimkan Sepuluh Ribu Bibit Mangrove ke Tegal
9.11.2009 6:10:16 PST
Semarang - KeSEMaTNURSERYBLOG. Pada tanggal 7 November 2009, KeSEMaT yang diwakili oleh Sdr. Arief Marsudi Harjo (IKAMaT) dan Sdr. Oky Yuripa Pradana (Anggota), melalui salah satu usaha dagangnya, yaitu KeSEMaTNURSERY, melakukan pengiriman bibit mangrove ke Tegal, Jawa Tengah. Pengiriman ini dilakukan setelah menerima pemesanan bibit mangrove jenis Rhizophora dari Bapak Budi, seorang karyawan CV di Tegal.

Bibit mangrove yang dipesan, berjumlah sepuluh ribu buah dan diambil dari Kebun Bibit Mangrove di Kecamatan Tugu, Semarang. Direncanakan, bibit-biit mangrove ini, akan ditanam di Tegal, untuk membantu program rehabilitasi mangrove, di sana. Persiapan pengiriman, dilakukan pada pukul 13.00 WIB yang dimulai dengan pengambilan, pemilihan dan pengangkutan bibit armada truk. Keseluruhan proses pengiriman bibit mangrove ini baru berakhir pada pukul 17.00 WIB.
Propagul dan Bibit Mangrove. Mana yang Lebih Baik?
27.10.2009 4:18:26 PDT
Semarang - KeSEMaTNURSERYBLOG. Beberapa rekan di dalam Jaringan KeSEMaTONLINE, terutama di KeSEMaTNURSERYBLOG, seringkali menanyakan kepada kami satu buah pertanyaan klise, “KeSEMaT, dalam program penanaman mangrove, lebih baik menggunakan propagul atau bibit mangrove?.” Sebenarnya jawaban dari pertanyaan ini, sudah seringkali kami publikasikan di Jaringan KeSEMaTONLINE. Namun karena (mungkin) judulnya tidak terlalu spesifik, maka ada beberapa Rekan yang masih belum membaca artikel, tersebut.

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, maka kami perlu menjelaskan terlebih dahulu bahwa yang dimaksud dengan propagul di sini adalah alat regenerasi jenis mangrove Rhizophora yang merupakan gabungan dari buah Rhizophora dan kecambahnya (baca: hipokotil). Hipokotil yang berfungsi sebagai cadangan makanan bagi buah mangrove ini, telah ke luar dari buahnya (lihat foto di atas - kiri). Propagul merupakan mekanisme buah mangrove yang “berkonsep” vivipari. Selanjutnya, bibit mangrove di sini diartikan sebagai propagul yang telah disemaikan di kebun persemaian, dengan cara menanamnya di polybag dan telah memiliki daun minimal satu pasang (lihat foto di atas – kanan).

Langsung saja, untuk menjawab pertanyaan tadi, sebenarnya antara propagul dan bibit mangrove, tidak ada yang satu lebih baik daripada yang lainnya. Artinya, keduanya bisa digunakan dan akan saling melengkapi dalam program-program penanaman mangrove. Untuk kelulushidupan keduanyapun, asalkan dipelihara dengan baik dan benar maka tingkat kematiannya-pun juga bisa sangat rendah.

Walaupun ada beberapa literatur yang mengatakan bahwa kelulushidupan bibit mangrove setelah ditanam akan lebih besar daripada propagul, namun hal ini pun terkadang tidak berlaku di lapangan. Pengalaman melakukan penanaman mangrove di Trimulyo – Semarang, sebagian warga menyarankan penanaman dengan menggunakan propagul di daerah itu karena telah terbukti memiliki kelulushidupan mangrove yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan penggunaan bibit mangrove.

Contoh lain, di MECoK KeSEMaT yang terletak di Teluk Awur, Jepara. Walaupun KeSEMaT menggunakan lebih dari 90% bibit mangrove untuk membangun pusat pendidikan mangrovenya, namun propagul yang juga ditanam dalam program pemeliharaan mangrovenya, juga memiliki tingkat kelulushidupan yang tinggi hingga mencapai angka 90%.

Dari dua contoh di atas ini, maka setelah didapatkan hasil penelitian awal yang representatif, asalkan dilakukan program pemeliharaan yang cermat dan tepat, propagul dan bibit mangrove akan bisa tumbuh dengan baik.

Perlu kami informasikan bahwa, sebenarnya apabila kita memilih mempergunakan propagul dalam program penanaman mangrove kita, maka hal-hal yang perlu diperhatikan adalah, sebagai berikut:
1.Propagul mangrove, bagi sebagian masyarakat pesisir, dianggap memiliki daya adaptasi terhadap lingkungan barunya yang lebih besar jika dibandingkan dengan bibit mangrove. Hal ini dikarenakan, propagul tidak melalui fase pembibitan terlebih dahulu. Jadi, begitu ditanam di lokasi penanaman, maka lokasi penanaman itulah lingkungan awalnya. Dengan demikian, propagul akan bisa cepat beradaptasi di lokasi penanaman.
2.Namun demikian, dari sisi ketahanan terhadap gelombang, tentu saja propagul kalah jauh dengan bibit mangrove. Propagul yang “hanya berupa” kecambah saja tanpa akar, batang dan daun, rentan sekali roboh begitu tersapu gelombang. Untuk itulah, dalam program penanaman mangrove, khususnya untuk daerah terabrasi, propagul tidak disarankan.
3.Propagul disarankan untuk dipergunakan di daerah rehabilitasi yang memiliki tipe daerah terlindung dengan kondisi gelombang yang minimal. Propagul juga bisa diperuntukkan bagi program pemeliharaan mangrove untuk mem-backup, bibit-bibit mangrove yang mati, di tiga bulan setelah penanaman.
4.Dalam skala proyek mangrove, propagul kurang begitu disukai karena pertumbuhannya yang “lebih lambat,” daripada bibit mangrove. Program monitoring dan evaluasi proyek yang biasanya dilakukan selama tiga bulan, terkadang tidak begitu memuaskan hasilnya, karena propagul belum juga “tumbuh” dan tidak menampakkan adanya daun.

Selanjutnya, untuk bibit mangrove, beberapa hal yang perlu diperhatikan apabila kita memilihnya sebagai bahan program rehabilitasi mangrove kita, adalah sebagai berikut:
1.Bibit mangrove, bagi sebagian masyarakat pesisir, dianggap memiliki daya adaptasi terhadap lingkungan barunya yang lebih kecil, apabila dibandingkan dengan propagul. Tentunya, hal ini disebabkan dirinya yang telah memiliki lingkungan awalnya terlebih dahulu (yaitu kebun persemaian tempat dirinya disemaikan), sebelum kemudian dipindahkan ke lingkungan barunya, yaitu lokasi penanaman kita. Hal ini, menyebabkan sebuah kekhawatiran akan kelulushidupannya di masa mendatang.
2.Namun demikian, walaupun daya adaptasi terhadap lingkungan barunya dianggap lebih rendah daripada propagul, bibit mangrove memiliki daya ketahanan terhadap lingkungannya yang lebih tinggi. Bibit mangrove yang memang telah memiliki struktur tubuh yang lengkap, yaitu daun, batang dan akar, diduga memiliki daya tangkal terhadap gelombang yang lebih baik jika dibandingkan dengan propagul.
3.Berkaitan dengan poin kedua maka bibit mangrove memang lebih disukai dan dipilih oleh para pelaksana program dan proyek mangrove di Indonesia. Bibit mangrove yang dibentengi dengan pemecah gelombang dan ajir, umumnya bisa ditanam di lokasi terabrasi dengan gelombang yang lumayan tinggi.
4.Selain itu, bibit mangrove juga disukai karena apabila para pelaksana proyek mangrove melakukan program monitoring dan evaluasi, maka bibit mangrove telah “terlihat tumbuh,”duluan.

Terlepas dari semua keterangan yang telah kami informasikan seperti di atas, ada sebuah informasi yang kiranya kurang sedap. Sekarang ini, penetapan penggunaan propagul dan atau bibit mangrove, dirasa lebih terkesan diekonomisir. Artinya, beberapa pihak sengaja memilih propagul bukan dilihat dari beberapa hal di atas tetapi karena alasan ekonomi. Mengapa mereka “menolak” menanam bibit mangrove? Karena selain berat, sudah berakar dan berpolibeg, untuk menanam satu bibit saja, dibutuhkan waktu dan tenaga ekstra besar. Belum lagi, mereka harus memasang ajir juga, dan kemudian wajib mengikatkannya ke bibit-bibit agar bibit tak tumbang diterjang gelombang. Kesimpulannya, terlalu ribet dan memakan banyak waktu. Pun, upah yang didapatkan tidak sebanding dengan pekerjaan berat yang mereka kerjakan. Mengapa? Karena, dengan sedikitnya jumlah bibit yang bisa mereka tanam, maka semakin kecil pulalah pendapatan mereka dalam sehari.

Demikian, informasi mengenai propagul dan bibit mangrove. Artikel lainnya mengenai propagul dan bibit mangrove, bisa Anda baca dan cermati di bagian lain di Jaringan KeSEMaTONLINE. Semoga, masing-masing dari kita bisa memaknai penggunaan keduanya dengan bijak. Salam MANGROVER!
Bibit Mangrove Tanpa Polybag. Layakkah Ditanam?
27.10.2009 4:6:29 PDT
Semarang - KeSEMaTNURSERYBLOG. Ada sebuah cerita menarik yang “dicurhatkan” oleh seorang pelajar SMA (sebut saja Andi), yang disampaikan kepada kami, melalui Jaringan KeSEMaTONLINE. Dia menceritakan tentang sebuah kisah program penanaman mangrovenya yang dia rasa agak aneh. Mengapa aneh? Karena bibit mangrove yang digunakan sebagai “bahan penanaman,” ternyata sudah tidak berpolybag lagi, melainkan hanya berupa daun, batang dan akar, saja.

Pada saat kami menanyakan mengapa bibit-bibit mangrove (yang ternyata mereka beli dengan cara patungan), tidak berpolybag, maka dia menginformasikan bahwa pada saat mereka membeli polybag ke produsen, maka polybag telah sengaja dicabut oleh penjual bibit, untuk mempermudah transportasi bibit ke lokasi penanaman.

Dikeluhkesahi seperti ini, maka kami langsung paham, tentang apa yang membuat program penanaman komunitas pelajar SMA ini, tak lazim. Tak hanya itu, kami juga jadi tahu, mengapa pula Andi menganggap bahwa program penanaman mangrove kelompoknya ini, terasa agak aneh. Ternyata, pangkal permasalahannya hanya satu, yaitu pada saat akan ditanam, tiga ribuan bibit mangrove yang didistribusikan ke lokasi penanaman, sudah tidak memiliki polybag, lagi!

Menanggapi hal seperti ini, maka kami mencoba tidak menyalahkan para produsen mangrove yang telah menjual bibit mangrove tanpa-polybag ke Andi dan teman-temannya. Kami hanya memberikan informasi kepada Andi bahwa apabila bibit-bibit mangrove tersebut ditanam tanpa adanya polybag, maka dikhawatirkan setelah dilakukan penanaman, kelulushidupan bibit mangrove tersebut, tidak akan bisa berjalan dengan maksimal.

Memang, belum ada penelitian yang “mendalam” mengenai efektifitas tanah yang terkandung di dalam polybag, dalam mendukung pertumbuhan bibit mangrove setelah ditanam. Namun demikian, bisa dikatakan bahwa tanah yang terkandung di dalam polybag itu, sebenarnya berfungsi sebagai cadangan makanan bagi bibit mangrove-muda. Cadangan makanan ini, akan digunakan sebagai bekal bibit dalam rangka beradaptasi terhadap lingkungan barunya. Apabila bibit mangrove dicabut polybagnya, maka tanah yang berada di dalam polybagnya, juga akan turut tercerabut sehingga akan berakibat pada hilangnya cadangan makanannya.

Selanjutnya, kita pasti mengetahui bahwa pada umumnya, lokasi pengadaan bibit mangrove akan berbeda dengan lokasi penanamannya. Hal ini, dikarenakan sebagian besar penginisiasi program-program penanaman mangrove bukanlah berasal dari lokasi setempat. Bibit-bibit mangrove sebagai bahan program rehabilitasi mangrove, biasanya akan dibeli dari para petani dan produsen bibit mangrove yang berasal dari luar kota dan atau bahkan luar pulau. Oleh karena itulah, maka tanah yang terkandung di dalam polybag bibit mangrove akan memiliki karakter dan spesifikasi yang berbeda dengan tanah yang ada di lokasi penanamannya. Maka, untuk memperbesar daya adaptasi bibit mangrove dengan lingkungan barunya, tanah yang terkandung di dalam polybag (yang tanahnya berasal dari lokasi persemaian bibit), menjadi sangat penting.

Sebagai informasi, kasus serupa yaitu pencerabutan polybag mangrove dari bibitnya, sebenarnya tak hanya menimpa Andi saja, tetapi juga seringkali terjadi di beberapa lokasi di pesisir Jawa. Alasan pencerabutan ini, pada umumnya adalah untuk memperingan transportasi. Tentu saja, hal ini sungguh sangat disayangkan.

Demikian, sedikit pengetahuan dan informasi dari kami mengenai bibit mangrove tanpa polybag. Semoga bisa berguna dan bermanfaat untuk diadopsi di program-program rehabilitasi mangrove di daerah Anda masing-masing. Salam MANGROVER!
Spesifikasi
21.10.2009 7:53:39 PDT
Spesifikasi benih/bibit mangrove adalah sebagai berikut: (1) Propagul Rhizophora spp (Bakau): Propagul berumur kurang lebih 90 hari. (2) Bibit Avicennia spp (Api-Api) dan Rhizophora spp (Bakau): Bibit berumur kurang lebih 1 – 2 tahun. Bibit minimal terdiri dari dua pasang daun (empat buah daun). (3) Ajir: Ajir terbuat dari bambu berukuran 1,5 cm x 70 cm. (4) Harga belum termasuk ongkos kirim dan tenaga pengangkutan. (5) Bibit berjumlah jutaan dan dalam kondisi ready stock. (6) Pemesanan produk minimal 5000 buah.
Produk
21.10.2009 7:15:21 PDT
KeSEMaTNURSERY menjual berbagai produk mangrovenya, berupa (1) Propagul Rhizophora spp (Bakau); (2) Bibit Avicennia spp (Api-Api); (3) Bibit Rhizophora spp (Bakau);(4) Ajir dan (5) Jasa Konsultasi Mangrove.
Kontak Kami
25.11.2009 6:32:56 PST
Apabila Anda kurang jelas, atau ada hal yang perlu dipertanyakan, Anda bisa menghubungi kami (telepon atau SMS) pada jam kerja di nomor (024) 70527552 atau 0815 7728 360 dengan Sdr. Arief Marsudi Harjo. Anda juga bisa langsung datang ke kantor kami, dengan alamat di bawah ini.


Kantor KeSEMaT
Jl. Ngesrep Barat V/35 Semarang 50275
P/SMS. (024) 70527552 F. (024) 7474698
E. kesemat@undip.ac.id W. www.kesemat.undip.ac.id

Dengan senang hati, kami akan memberikan informasi yang berimbang kepada Anda. Terima kasih telah mempercayakan pendampingan program rehabilitasi mangrove Anda kepada kami. Salam MANGROVER!
 Twitter / KeSEMaT RSS FEED
KeSEMaT: Salam MANGROVER! Suasana Hari Pertama Pendaftaran KHKT 2010: Semarang – KeSEMaTBLOG. Setelah .. http://bit.ly/7rVvB1
4.1.2010 16:3:6 +0000
KeSEMaT: Salam MANGROVER! Suasana Hari Pertama Pendaftaran KHKT 2010: Semarang – KeSEMaTBLOG. Setelah .. http://bit.ly/7rVvB1
KeSEMaT: KeSEMaT mencari para pribadi mandiri, tangguh dan mempunyai jiwa konservasi yang tinggi >> http://kesemat.undip.ac.id/index.php via @addthis
4.1.2010 15:59:53 +0000
KeSEMaT: KeSEMaT mencari para pribadi mandiri, tangguh dan mempunyai jiwa konservasi yang tinggi >> http://kesemat.undip.ac.id/index.php via @addthis
KeSEMaT: Salam MANGROVER! Hasil Wawancara KeSEMaT dengan Emi dan Ima, Pemenang KeSEMaTCOMPETITION 2009: .. http://bit.ly/8ygN8t
4.1.2010 15:2:27 +0000
KeSEMaT: Salam MANGROVER! Hasil Wawancara KeSEMaT dengan Emi dan Ima, Pemenang KeSEMaTCOMPETITION 2009: .. http://bit.ly/8ygN8t
KeSEMaT: Salam MANGROVER! Apa Jawaban dari Salam MANGROVER?: Semarang – KeSEMaTBLOG. Apabila Anda term.. http://bit.ly/6I84ZT
4.1.2010 13:59:42 +0000
KeSEMaT: Salam MANGROVER! Apa Jawaban dari Salam MANGROVER?: Semarang – KeSEMaTBLOG. Apabila Anda term.. http://bit.ly/6I84ZT
KeSEMaT: KeSEMaTHUNT - KeSEMaTOUR 2010 : OPEN RECUITMENT ANGGOTA BARU KeSEMaT PERIODE 2009/2010 >> http://kesemat.undip.ac.id/index.php via @addthis
3.1.2010 17:12:58 +0000
KeSEMaT: KeSEMaTHUNT - KeSEMaTOUR 2010 : OPEN RECUITMENT ANGGOTA BARU KeSEMaT PERIODE 2009/2010 >> http://kesemat.undip.ac.id/index.php via @addthis
KeSEMaT: I subscribed to httsan's channel on YouTube http://www.youtube.com/user/httsan?feature=autoshare_twitter
3.1.2010 16:57:46 +0000
KeSEMaT: I subscribed to httsan's channel on YouTube http://www.youtube.com/user/httsan?feature=autoshare_twitter
 BLOGView Blog 
How does the result of Mangrove REpLaNT (MR)
Posted: 1/5/2008 10:15:45 AMRead 394 times | 0 comments
The study of mangrove ecosystem in Ujung Piring Jepara
Posted: 1/5/2008 10:12:35 AMRead 400 times | 0 comments
Seedling of change
Posted: 1/5/2008 10:08:58 AMRead 377 times | 0 comments
Mari Mengenal Jenis-jenis Akar Mangrove
Posted: 10/15/2007 9:22:13 AMRead 998 times | 2 comments
Apakah Mangrove Punya Hama?
Posted: 10/15/2007 9:20:07 AMRead 561 times | 1 comment
Apakah Arboretum Mangrove, Itu?
Posted: 10/15/2007 9:15:22 AMRead 473 times | 0 comments
Apakah Tambak Bisa Merusak Mangrove?
Posted: 10/15/2007 9:12:48 AMRead 291 times | 0 comments
Apakah Pneumatophore Itu?
Posted: 10/15/2007 9:11:27 AMRead 322 times | 0 comments
Apakah Ada Jenis Mangrove Yang Bernilai Ekonomis?
Posted: 10/15/2007 9:05:39 AMRead 373 times | 0 comments
Apakah Ekosistem Mangrove Bisa Terus Lestari?
Posted: 10/15/2007 9:00:39 AMRead 291 times | 0 comments

KeSEMaT and twenty NGOs in National Mangrove Seminar at Bogor, West Java INDONESIA

We try to save mangrove in Teluk Awur, Central Java INDONESIA

KeSEMaT visiting Mr. Yadi (Mangrove Hero from Rembang), Central Java INDONESIA

We doing mangrove conservation in Genuk Central Java, INDONESIA

Please, do not cut our mangrove babies!

 
  KeSEMaT 
"Salam MANGROVER!"
31 years old
Male
Semarang, Indonesia
Hometown: Semarang


Last Login: 11/29/2009

Purchase KeSEMaT
View My: Blog | Pictures | Videos | Layouts
  USER OPTIONS
  PERSONAL URL
http://www.yuwie.com/kesemat/
  STUFF KESEMAT LIKES
Interests:Conservation, Research, Education, Campaign and Documentation of Mangrove.
Movies:Mangrove Movie: Under The Mangrove Roots. KeSEMaT and Wetlands International Indonesia Programme Production.
 COMMENTS (141)Leave a Comment | View All 
Showing top 20 comments
Myspace Comments, Funny Comment Codes, Animations, Comment Glitters, Glitter Graphic s, Pictures, Graphics for your myspace profile and myspace comments at superhotfile .com
SuperHotFile.com Yuwie myspace comments Hi5 comments Orkut glitter graphics
11/29/2009
Comment For Yuwie

Comment For Yuwie

11/25/2009

From my house to yours, Happy Thanksgiving.

Happy Thanksgiving Comments and Graphics for MySpace, Tagged, Facebook
Comments and Graphics - Thanksgiving Layouts - Photobucket

11/25/2009

Happy Thanksgiving Comments and Graphics for MySpace, Tagged, Facebook
Comments and Graphics - Thanksgiving Layouts - Photobucket

11/24/2009
Hotel Booking Thailand
11/23/2009
9/21/2009

Happy Birthday Graphics
9/21/2009
zwani.com myspace graphic comments
Myspace Cheer Up Graphics
2/18/2009
Happy Birthday Comments
Myspace Comments

Upload Pictures Free

9/21/2009

9/21/2009

MySpace Comments - Happy Birthday
MySpace Layouts - Happy Birthday
Free Comments and Graphics
Photobucket Login - Upload Pics
9/21/2009
MySpace Graphics
MySpace Comments & MySpace Layouts
9/21/2009
H2ppy 61r+hd2y +0 Y0uuuu....
9/21/2009
Happy Birthday!!!
9/21/2009

MySpace Graphics & MySpace Layouts

5/14/2009

Just stopping by to say hi.

Hugs
4/20/2009
Good morning. I hope you have a great day.
Get a Sexy, Colorful and Cute Comment from Commentsheaven.com TODAY!
I got this Sexy Comment from Commentsheaven.com!
4/17/2009
Hi! How are you? Hope all is doing well....
Check out my blog, about how you can earn more on Yuwie, funny videos and cool ones too.
Also, try to visit/add my referrals where you can find on profile.
3/18/2009
Talent Showcase Radio

Jan Yuwie Referrals



TONIGHT:

TALENT SHOWCASE
7-8PM CST
WITH JAMES
QUESTIONS AND ANSWERS
8-9PM CST
WITH PATRICK WEBB
FREE REFERRALS
9-10PM CST
WITH JAN WATTS

see Yuwie Radio for full schedule at :http://www.yuwie.com/radio/
also widgets are now available click the arrow .


3/13/2009
Just came i to say hello from cold wet and windy Scotland xx
3/12/2009
HOME | PRIVACY POLICY | TERMS OF SERVICE | REPORT CONTENT | CONTACT YUWIE | SPAM
©2007-2009 Yuwie.com