Bagaimana tanggapan kamu tentang haramnya pacaran ?
Untuk menjawabnya, mesti kita tahu dahulu fakta tentang pacaran. Defenisi pacaran berdasarkan fakta yang terjadi adalah suatu ikatan antara 2 lawan jenis, laki-laki dan wanita, yang bukan muhrim untuk saling mengenal lebih banyak atau lebih dalam tentang pribadi dan perilaku keduanya tanpa ikatan pernikahan dan ikatan syariah Islam.
Bisa kita katakan bahwa pacaran merupakan perilaku lanjut dari suatu perkenalan namun diluar dari ikatan pernikahan. Adapun perkenalan antara 2 lawan jenis diluar konteks pembahasan pacaran karena perkenalan antara 2 lawan jenis secara alamiah akan terjadi karena dorongan naluri gharizatun nau' yang ada pada setiap diri manusia normal. Jadi pacaran berbeda dengan perkenalan.
Begitu pula pembahasan pacaran diluar konteks pembahasan pernikahan karena pacaran dilakukan bukan dalam ikatan pernikahan dan seringkali bukan dalam rangka menjalin hubungan dalam suatu ikatan pernikahan. Jadi pacaran bisa berhubungan dengan maksud untuk menikah maupun tidak.
Pacaran merupakan salah satu jalan yang dipilih oleh 2 orang lawan jenis sebagai cara untuk memenuhi naluri nau'nya tadi. Jadi pacaran suatu pilihan sehingga memiliki status hukum dan sanksi hukum dalam islam.
Sebenarnya pacaran bukan satu-satunya cara kita untuk memenuhi naluri nau'. Pernikahan merupakan satu-satunya jalan yang halal untuk memenuhi naluri nau demi melestarikan keturunan umat manusia.
Untuk mengenal calon suami atau isteri bisa dengan berkenalan seperlunya saja sesuai cara-cara yang diatur oleh Islam. Ini disebut ta'arruf, bukan pacaran. Jadi ta'arruf terikat dengan aturan Islam sedangkan pacaran tidak terikat.
Pacaran hanyalah mengikuti hasrat hawa nafsu. Pacaran juga sudah jadi budaya karena gencarnya serangan dari peradaban Barat tentang bebasnya interaksi antara laki-laki dan wanita sesuai budaya mereka.
Ceritanya amat panjang mengapa budaya Barat seperti itu. Agama Barat (Kristen & Yahudi) memang tidak memiliki aturan jelas tentang bagaimana cara mengatur hubungan antara laki-laki dan wanita dalam suatu masyarakat. Wajarlah mereka seperti itu.
Berbeda dengan Islam, Islam punya aturan yang jelas dan terperinci tentang masalah tersebut. Namun anehnya tidak sedikit dari remaja dan pemuda-pemudi muslim yang tidak mengetahuinya. Akhirnya mereka "kalah" oleh serangan peradaban hewani Barat.
Jadi bila anda tertarik kepada lawan jenis, jagalah sikap dan perilaku anda. Jangan sampai terjerumus pada pilihan pacaran. Niatkan untuk menikah, perbanyak berdoa dan sholat sunnah lainnya. Jodoh itu, Allah SWT yang atur.